Bawa Warnamu Ke Mana Saja dengan ASUS VivoBook Ultra A412

Tiga tahun lalu saat hendak memasuki tahun kedua perkuliahan, kami menjalani masa orientasi yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan. Kalau di kampus lain, masa orientasi umumnya memang selesai di tahun pertama. Tetapi karena di ITB mahasiswa baru memasuki jurusan di tahun kedua, jadilah kami harus menghadapi agenda orientasi tersebut di tahun kedua.

Selayaknya agenda orientasi, kami pun dibebankan dengan berbagai macam tugas. Salah satunya ialah tugas menentukan nama bagi angkatan kami yang baru terbentuk ini. Harapannya dengan nama tersebut dapat terbentuk identitas kolektif yang mampu meningkatkan rasa kekeluargaan didalam angkatan.

Terjadilah diskusi yang cukup panas saat itu. Ada yang berpendapat, nama angkatan tersebut haruslah berasal dari nama spesies tertentu karena jurusan kami memang berkutat pada makhluk hidup. Ada yang berpendapat, nama tersebut haruslah mudah dilafalkan supaya gampang diingat. Dan berbagai macam pendapat unik lainnya.

Hingga akhirnya diputuskanlah bahwa nama angkatan kami adalah “Quercus Infectoria”. Nama tersebut merupakan nama spesies dari pohon oak/manjakani yang memiliki berbagai manfaat dalam dunia pengobatan.

Logo dan nama angkatan kami. Bentuknya unik bukan?

Infectoria sendiri merupakan bahasa Latin yang maknanya berwarna-warni. Esensinya, angkatan ini tidak ingin menghilangkan kekhasan yang sudah dimiliki oleh masing-masing orang. Justru dengan adanya angkatan, warna setiap orang bisa semakin terlihat indah karena terpancar bersama-sama.

Sejak saat itulah kami menggunakan warna-warni sebagai identitas. Dalam berbagai kesempatan, kalau sempat mengambil foto seangkatan, maka warna-warni-lah yang pasti dipilih sebagai tema besarnya. Begitu seterusnya dari tahun ke tahun setiap kali momen penting datang.

Bersama mereka, kemanapun harus pernuh warna!

Pandangan kami soal warna pun semakin berkembang. Ia bukan lagi sekedar pilihan rasa, tetapi menjelma menjadi sesuatu yang mendefinisikan diri kita. Buktinya tak sedikit orang yang selalu terlihat dominan dengan 1-2 warna saja.

Keterikatan dengan warna pun merembet ke barang-barang lainnya. Ada yang sensitif saat memilih warna sepatu, warna alat tulis, hingga warna kendaraan dan warna laptop! Warna pada barang yang disebut terakhir tentu sangat diidamkan sebab hampir setiap hari kami harus berkutat dengan laptop. Entah untuk mengerjakan laporan, tugas organisasi, atau sekedar mencari hiburan dengan menonton film atau memainkan games.

Sayangnya kebanyakan laptop yang ada hari ini hanya terdiri dari satu warna yaitu hitam. Belakangan sudah cukup banyak juga yang memiliki varian warna putih. Tapi bagaimana dengan penggemar warna lainnya? Bukankah mereka juga punya “hak” untuk memiliki laptop dengan warna yang mereka idamkan?

Apa salahnya punya laptop dengan warna kesukaan?

Tantangan inilah yang coba dijawab oleh ASUS dengan mengeluarkan seri VivoBook terbaru dengan varian ASUS VivoBook Ultra A412. Tak tanggung-tanggung, ASUS mengeluarkan 4 varian warna sekaligus! Ayo kasih tahu favoritmu yang mana lewat kolom komentar di bawah.

Slider image
Slider image
Slider image
Slider image

The World’s Smallest 14 Inch Colorful Notebook

ASUS VivoBook Ultra A412 ini hanya memiliki ukuran layar sebesar 14-inch dengan tebal bezel hanya mencapai 5,7 mm! Menjadikannya sebagai laptop paling ringkas dan tipis di kelasnya. Laptop ini juga dilengkapi dengan empat sisi NanoEdge dan rasio screen-to-body hingga 87% yang membuat tampilannya tetap terkesan impresif meskipun ukuran layarnya kecil.

Bila hendak ditimbang, neraca berisi ASUS VivoBook Ultra A412 hanya akan memberi angka sebesar 1,5 kilogram. Kombinasi ukuran yang ringkas dan bobot yang ringan ini tentu sangat diidam-idamkan oleh siapa saja yang gemar membawa laptop kesana-kemari.

High Performance of Graphics, Audio and Connectivity

Laptop berukuran kecil sendiri sering diremehkan dalam masalah performa. Tetapi hal itu nampaknya tidak berlaku bagi serial VivoBook 14 ini. Pasalnya ia sudah dilengkapi dengan prosesor terbaru milik AMD RyzenTM 3000 series, baik itu Ryzen 3 maupun Ryzen 5. Masing-masing ditopang dengan kapasitas RAM DDR4 2,4 GHz yang mumpuni mulai dari 4 s/d 8 GB.

Performa juara milik VivoBook Ultra A412 juga tercermin dari kualitas grafis, audio dan konektivitasnya. Memakai chipset AMD RadeonTM Vega 3, laptop ini didukung penuh dengan fitur ASUS SonicMaster. Sementara untuk urusan konektivitas, VivoBook Ultra A412 sudah tergolong sangat lengkap karena memiliki port USB 3.1, USB 2.0, USB Type-C, port HDMI dan port untuk membaca microSD.

Long Lifespan of Battery

Rangkaian komponen hardware dan software berspesifikasi tinggi di atas tentu kerap membuat kita ragu dengan kualitas baterainya. Itulah mengapa VivoBook Ultra A412 juga dilengkapi dengan fitur fast-charging yang mampu mengisi baterai hingga 60% dalam waktu 49 menit saja! Dua sel baterai Li-ion berkekuatan 37 WHrs pun sudah cukup Tangguh untuk bisa nyaman dipakai beraktivitas seharian.

Keep Your Laptop Secure

Tidak berhenti sampai disitu, keamanan ASUS VivoBook Ultra A412 juga dijamin dengan adanya sensor sidik jari (fingerprint) dan sistem login pemindai wajah bernama Windows Hello. Keduanya merupakan teknologi mutakhir dari Windows 10 yang memungkinkan Anda untuk login kedalam sistem dengan lebih cepat.

Adanya Windows 10 pre-installed ini juga dapat menghindarkan Anda dari penggunaan software bajakan, disamping fitur tersebut mampu memastikan bahwa hanya Anda-lah yang diperkenankan mengakses laptop milik Anda.

Bring the Color With You

Deretan kecanggihan teknologi di atas, pada akhirnya tidak akan berdampak banyak apabila kita tidak percaya diri dalam menggunakan perangkatnya. Uniknya, kepercayaan diri itu bisa dibangun melalui warna! Kami sendiri telah membuktikannya.

Tanggal 13 Agustus kemarin menjadi momen terakhir kami menghadiri agenda orientasi Himpunan Mahasiswa Jurusan. Jika sebelumnya kami datang sebagai peserta atau panitia, khusus kemarin kami datang sebagai swasta, sekelompok mahasiswa tingkat akhir yang sudah menyelesaikan periode kepengurusan di himpunan dan sudah saatnya fokus mengurus TA (Tugas Akhir).

Dalam agenda orientasi, tugas kami adalah memastikan bahwa nilai-nilai dan kompetensi dasar yang dimiiliki oleh para peserta orientasi sudah melewati batas minimal yang dijadikan standar. Bahasa kerennya, guardian of the values. Pemastian ini dilakukan lewat serangkaian permainan, agitasi maupun apresiasi.

Tiap-tiap orang dalam angkatan ini pun mengambil peran sesuai “warna”-nya masing-masing. Saya sendiri ditugaskan menjadi seorang danlap yang memimpin forum dengan pembawaan tegas. Warna biru saya pilih menjadi outfit hari itu agar tetap ada kesan tenang dan tidak mudah tersulut emosi.

And this is me!

Rekan-rekan saya yang lain pun memilih warnanya masing-masing. Ada yang tampil sangar dan gemar menginterupsi dengan outfit khas hitam. Ada yang justru berperan sebagai kakak yang gemar menyemangati, dengan outfit hijau, dan lain sebagainya.

Kombinasi warna-warna itulah yang membuat forum tersebut menciptakan hasil yang mengesankan. Bayangkan jika semua berperan sebagai kakak yang pemarah. Pasti kondisi forumnya akan sangat tegang. Atau bayangkan jika semua orang memiliki pembawaan yang kalem. Belum tentu semua nilai yang ingin tertanam bisa dipastikan tertanam.

Sampai jumpa di hari wisuda!

Oleh karenanya, momen orientasi kemarin sekali lagi memberi pelajaran berharga bagi saya dan teman-teman. Bahwa warna itu bukan sekedar sesuatu yang mampu mendatangkan keindahan. Lebih daripada itu, warna adalah sesuatu yang mendefinisikan diri kita. Ia adalah sesuatu yang seharusnya dapat membuat kita senantiasa percaya untuk bisa mengeluarkan potensi terbaik didalam diri kita.

Maka bawalah warna itu ke mana saja. Mulai dari mengganti warna sebuah laptop, hingga memanfaatkannya untuk menggapai cita dan mencipta karya.

8 thoughts on “Bawa Warnamu Ke Mana Saja dengan ASUS VivoBook Ultra A412

  1. Btw konsep tulisannya ini unik loh, saya ga menduga warna-warni tentang jurusan kampus bisa nyambung ke pilihan warna laptop. Saya udah kepikiran banyak konsep sederhana untuk menceritakan laptop ini dgn beberapa konsep sederhana, tapi kebanyakan terdengar seperti khayalan atau made up stories. Akhirnya jadi deh, tulisan saya yang semuanya mengulas laptop tsb. Ga pake konsep unik seperti ini. Lanjutkeun. Semoga beruntung juga. Salam kenal.

Leave a Reply

Related Posts

Begin typing your search term above and press enter to search. Press ESC to cancel.

Back To Top
%d bloggers like this: