Pernahkah Anda mengecewakan teman Anda karena hal yang terjadi diluar kendali Anda? Kalau pernah pasti Anda paham betul bagaimana tidak enaknya perasaan karena telah mengecewakan teman. Tapi jangan kuatir, you are not alone. Sebab saya sering berada di posisi itu hanya gara-gara masalah laptop!

Laptop ini saya beli sekitar 3 tahun yang lalu dengan kondisi second-hand. Awalnya memang sangat normal. Tapi kemudian setelah makin sering dipakai kok baterenya jadi makin cepat habis ya? Terpaksa deh jadi harus sering ngecas setiap mau pakai.

Nah saya lupa persisnya sejak kapan. Yang jelas kini laptop saya hanya bisa menyala kalau tersambung dengan kabel charger. Kalau dilepas dikit, otomatis laptop langsung mati tanpa ada basa-basi. Inilah awal mula masalah-masalah yang saya hadapi, hingga harus mengecewakan beberapa teman saya.

semakin-produktif-asus-x555

Pernah suatu ketika saya sekelompok sedang dikejar deadline pengumpulan laporan praktikum. Laporan itu harus sudah dicetak dan dijilid pada pukul 12.00 WIB, tetapi kami masih sangat sibuk mengedit walau waktu sudah menunjukkan pukul 11.00 WIB. Maklum, pembahasan yang perlu kami bahas cukup banyak karena data percobaan kami tidak begitu bagus.

Dan tiba-tiba, “ZEP!”

Tanpa sengaja teman saya menyenggol kabel charger saya dan layar laptop saya langsung berubah menjadi hitam tanpa aba-aba sama sekali. Saya hanya terbengong diam di kursi saya. Ingin marah karena saya harus mengulang banyak pekerjaan yang belum di-save, tapi masa iya saya memarahi teman saya yang tidak tahu menahu seputar kabel dan laptop yang sangat sensitif?

Beruntung saya bisa membuka file autosave yang dibuat otomatis oleh MS Word 10 menit sebelum laptop saya mati. Tapi tetap saja insiden itu sudah menghabiskan cukup waktu. Alhasil kelompok kami baru bisa mengumpulkan laporan tersebut pukul 12.45 WIB. Konsekuensi pemotongan nilai laporan 10% pun terpaksa kami terima dengan lapang dada.

Masalah serupa juga terjadi kemarin. Persis sehari sebelum saya mulai menulis postingan ini. Ceritanya teman saya hendak meminta file installer Adobe Illustrator dari laptop saya. Kebetulan saat itu saya sedang di Mushala, dan tidak semua colokan listrik saya ketahui berada pada keadaan baik.

Beruntung saya mendapatkan satu colokan listrik yang masih hidup di posisi shaf agak belakang. Langsung saja saya colokkan kabel charger, pencet tombol Power, colok flashdisk, dan mulai meng-copy file sebesar 8 GB yang diminta oleh teman saya itu.

Proses copy berjalan baik-baik saja sampai kaki saya tidak sengaja menyenggol kabel charger (lagi) dan laptop saya pun mati (untuk yang kesekian kalinya). Tanpa berpikir panjang saya pun langsung mengemasi barang-barang dan berlari menuju Asrama Mahasiswa yang banyak terdapat stopkontak. Saya tidak enak, karena membuat teman saya yang sedang buru-buru itu, merasa kecewa.

Sampai sini saya akhirnya memiliki hipotesa. Jangan-jangan memang ada semacam “lingkaran setan” yang menghantui laptop para mahasiswa. Makin sering laptop dipakai, kemampuan baterainya akan turun sehingga harus sering di-cas. Makin sering di-cas juga bisa membuat kemampuan kabel charger semakin rentan karena sering di-lepas-pasang.

Akhirnya laptop dan charger-nya bisa sama-sama rusak. Dan pilihan terbaik kalau sudah mencapai kondisi ini tentu saja membeli laptop baru! Tinggal tunggu saja sampai laptop baru tersebut terlalu sering digunakan dan “lingkaran setan” pun akan berulang 😀

Tentunya ini merupakan hal yang sangat wajar. Pasalnya setiap produk memang memiliki life-cycle tersendiri. Kalau life-cycle-nya sudah komplit, tentu sudah waktunya mengganti dengan produk yang baru.

Pertanyaannya, produk baru apa yang perlu saya beli untuk mengganti laptop saya yang sekarang ini?

Semakin Produktif dengan ASUS X555

Secara sederhana, masalah yang saya hadapi ialah laptop yang harus selalu di-cas dan bisa mati kapan saja kalau kabel charger-nya tersenggol. Tetapi bukan itu inti masalahnya. Bagi saya, masalah utama yang saya hadapi saat ini ialah bahwa laptop saya sudah mengganggu produktivitas saya.

Bayangkan saja, meng-copy file yang harusnya bisa selesai dalam 10 menit baru bisa diselesaikan dalam waktu 30 menit! Dua puluh menit tambahannya habis karena harus cari tempat ngecas yang lebih aman, jalan ke tempat yang baru, menyalakan laptop, dan kemudian mengulang proses copy file dari awal.

Padahal 20 menit itu bisa saya alokasikan untuk lebih banyak kegiatan yang berfaedah. Mulai dari makan, membuat janji diskusi bersama kawan, hingga mencari rekomendasi film teranyar untuk di-download.

Beruntung ASUS merilis notebook dengan seri X555. Laptop ini diyakini mampu membuat Anda, khususnya yang masih berstatus mahasiswa, menjadi semakin produktif lho! Pernyataan ini setidaknya didukung oleh 5 argumen sebagai berikut.

 

Daya Tahan Baterai Seharian

ASUS X555 Daya Tahan Baterai SeharianBaterai adalah elemen utama dalam masalah produktivitas seorang mahasiswa. Dengan baterai yang tahan lama, “lingkaran setan” laptop mahasiswa pun bisa
benar-benar dihambat pergerakannya.

ASUS X555 sendiri memiliki baterai dengan jenis Li-Polimer. Baterai jenis ini memiliki ketahanan hingga 2.5 kali lebih lama daripada baterai laptop biasa yang berjenis Li-Ion silinder. Kapasitas sebesar ini tentu sudah lebih dari cukup untuk dibawa beraktivitas seharian.

Bahkan kapasitas penyimpanannya hanya akan berkurang maksimal 20% meski telah diisi ulang hingga ratusan kali! Mahasiswa mana sih yang nggak mau punya laptop dengan baterai sekuat ini?

 

Dilengkapi Teknologi IceCool

Teknologi IceCool Asus X555Peningkatan produktivitas oleh ASUS X555 juga tampak dari teknologi IceCool yang dimilikinya. Lewat teknologi anyarnya ini, temperatur notebook ASUS X555 dapat dijaga agar selalu berada didalam rentang 28-35 derajat Celcius lho!

Teknologi ini jelas sangat membantu. Sebab dengan temperatur notebook yang relatif normal, keyboard pun tidak akan cepat panas. Hasilnya kita jadi bisa mengetik dengan nyaman dalam waktu yang lama.

Itulah mengapa ASUS X555 sangat cocok untuk para mahasiswa. Jaminan betah deh kalau harus menghabiskan waktu berjam-jam didepan laptop hanya demi menyelesaikan sebuah laporan.

 

Performa Mumpuni untuk Kebutuhan Profesi

Performa Mumpuni Asus X555 untuk Kebutuhan ProfesiSebagai mahasiswa teknik, ada beberapa software yang perlu saya jalankan demi menopang kebutuhan profesi. Diantara yang paling sering saya pakai adalah MATLAB dan Superpro. MATLAB berfungsi melakukan perhitungan dan pemodelan terhadap suatu sistem proses. Sementara Superpro umumnya saya gunakan untuk membuat process flow diagram berikut analisis neraca massa, neraca energi, dan analisis finansial.

Kedua software tersebut tentulah bukan software yang ringan. Dengan laptop yang saya pakai ini saja, terkadang harus menutup semua program terlebih dahulu sebelum bisa menjalankan sebuah script di MATLAB. Bahkan terkadang tampilan laptopnya harus saya ubah dulu menjadi high-contrast demi meminimalkan sumber daya prosesor dari segi display.

Akan tetapi kalau saya memakai notebook ASUS X555, agaknya masalah ini tidak akan saya jumpai lagi. Pasalnya prosesor AMD Quadcore A10 dan memori DDR4 2133 MHz SDRAM yang berpadu didalamnya pastilah lebih dari cukup untuk mengangkat software yang saya butuhkan beserta beberapa aplikasi lain secara bersamaan. Kondisi ini tentu dapat memacu saya untuk semakin meningkatkan kompetensi dalam menggunakan aplikasi-aplikasi yang berhubungan dengan profesi.

 

Konektivitas Tanpa Batas

Konektivitas Tanpa Batas Asus X555Mahasiswa masa kini kerap dituntut untuk mempresentasikan berbagai pekerjaannya. Hal ini tentu dimaksudkan agar mahasiswa tak hanya sekedar menguasai teori, tetapi juga memiliki kemampuan untuk menyampaikannya ke muka umum.

Nah, untuk sebuah notebook umumnya hanya terdapat satu port HDMI atau port Micro-USB. Jarang sekali terdapat notebook yang dilengkapi dengan port VGA. Akibatnya kami di kelas harus selalu menyiapkan converter HDMI to VGA setiap kali ada sesi presentasi.

Tetapi ASUS X555 memang beda! Meski berstatus sebagai notebook, ASUS X555 justru dilengkapi dengan port HDMI dan port VGA sekaligus. Notebook yang satu ini bahkan juga dilengkapi dengan port USB 3.0 dan SD Card Reader untuk keperluan transfer data dari media apapun. Makanya nggak bisa ada alasan teknis lagi kalau seorang mahasiswa harus presentasi dengan laptop ini.

 

Bisa Jadi Bioskop Pribadi

Home Entertainment Asus X555Seseorang baru dapat dikatakan produktif apabila ia bisa menyelesaikan pekerjaan yang sama dengan waktu yang lebih singkat apabila dikerjakan oleh orang lain. Nah supaya pekerjaan itu bisa diselesaikan dalam waktu singkat, tentulah kita

membutuhkan keseimbangan antara bekerja dengan hiburan!

Adapun bagi kami mahasiswa, hiburan terfavorit bagi kami ialah dengan menonton film di laptop sendiri. Ke bioskop sebenernya juga bisa. Tapi kalau sudah masuk tanggal tua, agaknya harus mikir dua kali sebelum membeli tiketnya.

Dan kebutuhan ini rupanya berhasil dijawab dengan sangat baik oleh notebook ASUS X555. Betapa tidak? Selain memiliki performa yang mumpuni, notebook ASUS X555 juga dilengkapi dengan kemampuan audio tingkat tinggi berkat teknologi ASUS SonicMaster dan ASUS AudioWizard.

Notebook ASUS X555 juga sudah dilengkapi dengan teknologi ASUS Splendid yang siap menghadirkan warna-warna eksklusif dengan kecerahan yang begitu akurat. Anda tinggal menyiapkan suasana ruangan yang nyaman beserta film favorit dan bioskop pribadi pun bisa langsung Anda nikmati sepuasnya.

 

Lantas berapakah harga yang perlu dibayar untuk sebuah notebook yang mampu mendukung produktivitas sekaligus entertainment ini?

Kabar baiknya, notebook ASUS X555 dibanderol dengan harga yang cukup murah yakni mulai dari Rp5.499.000,- untuk seri BP, Rp5.599.000,- untuk seri QA, hingga yang tertinggi Rp7.099.000,- untuk seri QG. Harga ini tentu sangat sepadan dengan tawaran fasilitas yang diberikan. Lagipula bukankah kalau produktivitas kita meningkat, berarti semakin besar pula peluang kita untuk meningkatkan pendapatan?

Oleh karena itu, segera dapatkan notebook ASUS X555 di counter resmi ASUS terdekat. Jangan kuatir kalau Anda sulit meluangkan waktu untuk pergi ke counter. Sebab kini, notebook ASUS X555 juga sudah dijual di Tokopedia.

Akhir kata, mari bergegas demi menjadi pribadi yang semakin produktif. Viva productiva!

4 thoughts to “Jadi Mahasiswa Superproduktif dengan ASUS X555

  • William

    Wuih keren nih mas. Lanjutkan dan sukses selalu!

    Reply
  • insalamina

    Waah nice article! Suka deh sama storytelling dan penyajian gambar-gambarnya. Btw, sama nih laptopku jadi rusak bermula dari chager! hahaha ikutan curhat

    Reply
  • Didik

    Ini penyakit lingkaran setan udah sering banget hehehe..perawatan laptop emang mahal sih, apalagi urusan baterai.

    Reply
  • Ahmed Tsar

    Asyiknya laptop sekarang gitu ya, selagi kerja butuh ide kreatif tinggal putaqr musik di Laptop. Nah ASUS X555 tangguh nih dalam urusan multitasking begini

    Reply

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *